Postingan

Pesan Ruh kepada Raga

Lapang

       6 Januari 2020        Senin pagi dibulan Januari        Tidak memaksakan ketidakmampuan        Melakukan semampunya        Mencoba sekuatnya        Berdo’a tak henti-hentinya        7 Januari 2020        Selasa pagi dibulan Januari        Terbangun dari pejam        Beberapa pening dikebumikan        Beberapa pening dihidupkan        Mulai, pelan-pelan        8 Januari 2020        Rabu malam dibulan Januari           Hari ini rasanya amat berat        Rasanya, tak...

Malam Menuju Pagi

        Selasa, 31 Desember 2019                 Menuju pergantian tahun, begitulah ujaran para penghuni di bumi. 1 tahun sudah melewati masa-masa di mana setiap rencana disusun, lalu diupayakan untuk menuju titik kenyataannya. Tak banyak rencana yang akhirnya menemui titik temu, namun tak sedikit pula rencana yang akhirnya tiba di singgasana. Beberapa hal memang menguji kehendak diri, beberapa hal juga mengapresiasi kinerja diri. Jalanan bebatuan terasa jelas saat sedang menapaki perjalanan yang sudah direncanakan, terpaan serta gencatan dari berbagai sudut pun seakan membuat diri rasanya ingin tunduk saja, sebab tak tahan dan merasa diri ini tak mampu lagi untuk melahirkan pembaharuan. Hingga pada suatu waktu, lorong gelap perlahan menawarkan pintu keluar sebagai jalan menuju kelegaan, namun ada kebimbangan memalut pertimbangan. Keputusan-keputusan akhirnya dilayangkan...

Bu Novi

        Aku ingat saat masih duduk dibangku sekolah dasar, seorang guru perempuan tiba-tiba bertanya kepadaku, ”Kamu rumahnya bukan di daerah sini ya?kok pulangnya sendirian?” begitu tanyanya. Ahh, sepertinya guru ini bukan secara tiba-tiba bertanya, ia nampaknya memang sudah memperhatikanku. Dengan segala rangkaian kata yang ada dipikiranku, aku mencoba untuk merangkai kalimat yang tepat untuk menjawab pertanyaannya. “Orang tua aku kan sudah bercerai, Bu..”, belum sempat aku menjelaskan hingga selesai tentang jawabanku, dikerumunan ruang kelas yang bising dengan suara anak-anak   sekolah dasar sewajarnya, lalu Bu novi mengajakku untuk berbicara empat mata di ruang kelas sebelah yang memang sedang kosong. Rasanya tidak aneh bagiku, namun satu yang aku coba pahami dari dirinya adalah bahwa ia ingin mengetahui dan mencoba untuk memahami akan diriku, saat itu aku sebut saja bahwa ia khawatir dengan anak berusia sekitar 8 tahun dengan keadaan keluar...

Tanda Tanya

Sewaktu-waktu, manusia memang layak diberi kecewa. Anggap saja sebagai bentuk dari penyadaran agar tidak terlampau akan segala harap-harap. 

Kembali ke Masa

Gambar
Dan lagi. Bagiku, ini tetaplah menjadi hal yang mendebarkan.  Meski sedang tidak berdekatan apalagi berhadapan, namun melihatmu yang melihat keseharianku melalui ponsel cerdas, tetap saja membuatku berdebar. Berdebar dengan penuh rasa syukur, sebab kabar yang ingin aku sampaikan tentang keseharianku, sudah kamu temui, dan kabar dirimu pun  sudah aku temui melalui aktivitasmu yang sudah melihat aktivitasku ; meski di dalam maya. Kamu sedang apa? .. Kalau aku sedang sibuk membaca ulang materi pembelajaran, sebab besok adalah hari ujian. Ah, iya, biasanya kalau aku sedang seperti ini, pasti kamu sedang menyiapkan "hal unik" yang senantiasa dipersembahkan untukku, hal yang dapat memberiku semangat untuk menjalani hari. Dan disaat yang bersamaan juga, kamu menjelma pengingat agar tidak lupa dengan rehat. "Jangan dipaksakan sebab istirahat pun penting, usaha serta do'a semoga menyertai" , dan semua itu makna dari setiap pesan yang disampaikan. Seperti biasa, m...

Kembali

Entahlah, rasanya baru kemarin pesan-pesan itu dipertemukan Entahlah, tapi keadaan sekarang begitu memilukan Aku kembali, Kembali menguatkan Kembali meneguhkan Kembaliku, kepada diriku.